Art

ALFIAH

ALFIAH

Malam bertalu di surau itu
Malam pusar Syawal lalu
Malam angin syahdu
Memapah laju perahu
Sampai ke pelabuhan rindu
Dermaga ingatanku

Sudah sangat lama,
Sejak saat itu
Setiap malam sunyi
kuning tubuhmu aku jamah
Dengan nyanyi getir seorang perindu
Pelan-pelan kusesap wangi tintamu
Pelan pelan kueja lekuk huruf-huruf itu
Dari qof hingga ta marbutoh
Seribu anak tangga rojaz
Yang mesti kudaki dengan gorizi
Kususuri dengan nuroni
Menaklukan gunung nahwi
Menggali kalam ilahi

Setiap pagi menjadi nyanyi
Setiap petang menjadi dendang
Nadzam-nadzam dirapal
Kalimat demi kalimat dilogat
Makna-makna tersirat
Menjadi malakat
Menjadi ilmu manfa’at

Malam semakin jauh dari surau itu
Melewati dermaga rindu
Sedang ribuan kalimat itu
Bagai helai-helai rambut rontok
Dihempas angin malam
Ditelan laut hitam

Pacet, agustus 2019

 Anhari Setiawan lahir 15 April di Bandung
Semenjak sma mulai tartarik pada dunia literasi dan di penghujung masa itu mulai berfokus pada bidang sastra. Beberapa puisinya pernah dimuat dalam Antologi Bersama di antaranya “Balada Santri”sekaligus menjadi juara 3 dalam event Hari Santri Nasional oleh Lesbumi PW NU Jawa Bara dan “Petani dan Sebatang Pad” oleh Jejak Publisher. Menempuh pendidikan di SMA Manggala dan di Podok Pesantren Darunni’am Maruyung Pacet. Sekarang masih mahasiswa S1 di STAI Manggala dan aktif berkesenian di Sanggar Menara Madris dan Ranah Seniman Kabupaten Bandung -RSKB-
Kontak Fb:Anhar. 
Whatsapp : 083815695912

Related Articles

Check Also

Close
Back to top button
Close