Utama

DiDuga Selewengkan Dana Desa Geujik dan Bendahara ditahan Kejaksaan

LHOKSEUMAWE, Joernalinakor.com – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe, telah menahan Keuchik dan Bendahara Gampong Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kamis (15/10/2020) sore.

Keduanya ditahan, atas dugaan penyelewengan dana desa pada tahun 2019. Keuchik berinsial MU dan Bendahara berinisial ED.

Kajari Lhokseumawe, Dr Mukhlis, melalui Kasi Intel Miftahuddin kepada jurnalis mengatakan “Untuk keduanya saat sudah ditahan di tahanan Polres Lhokseumawe dengan status tahanan jaksa. Sedangkan bagi keduanya, dijerat dengan Pasal 2 ayat 1, Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Tipikor Nomor 31 Tahun 1999, yang telah diubah ke Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ungkapnya pada Jumat (16/10/2020).

Sebelumnya, Miftahuddin juga menjelaskan, kalau kasus ini berawal dari laporan masyarakat pada awal tahun 2020, terkait dugaan penyelewengan dana desa.

“Didasari laporan tersebut, kita teruskan ke Inspektorat Kota Lhokseumawe untuk dilakukan investigasi,” katanya.

Hasil investigasi dari APIP (Aparatur Pengawas Interen Pemerintah) Inspektorat, maka ditemukan dugaan penyelewengan dana sebear 360 juta.

“Dimana uang semuanya ditarik, namun beberapa pekerjaan fisik tidak rampung dikerjakan, seperti pembangunan pagar batas PAUD, Gedung Evakuasi, Saluran Dusun B, lanjutan saluran Dusun B, dan Saluran Dusun C,” imbuhnya.

Sehingga, APIP memberikan waktu selama 60 hari agar dana tersebut bisa dikembalikan.

“Namun sampai batas waktu diberikan, dana tidak dikembalikan. Maka pada awal Agustus 2020, kami pun mulai melakukan penyelidikan, dengan memeriksa sejumlah saksi dan juga pengumpulan barang bukti berupa sejumlah dokumen pencairan uang dan lainnya,” papar Miftahuddin.

Selanjutnya, pada 7 September 2020, jaksa pun meningkatkan status menjadi penyidikan.

“Sehingga kemarin, keduanya pun kita tahan. Sementara ini kita titipkan ke tahanan Polres Lhokseumawe,” pungkas Miftahuddin.

Ditambahkan, kini pihaknya sedang merampungkan berkas untuk dilanjutkan ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe (Jimbron Badar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close