Jawa BaratLife Style

GUBERNUR INGIN GERAKAN ‘SWITCH OFF’ JADI GAYA HIDUP HARIAN

01 APRIL 2019

BANDUNG Joernalinakor.com — Global Switch Off Earth Hour atau gerakan pemadaman lampu selama satu jam telah menjadi agenda seremonial tahunan yang dilakukan setiap tanggal 30 Maret. Di Jawa Barat, kegiatan ini telah berlangsung rutin sejak tahun 2009.

Pada Earth Hour 2019 di Plasa Trans Studio Mall, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung Sabtu (30/3/19) malam, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap aksi hemat energi tersebut tak hanya dilakukan setahun sekali, namun menjadi kebiasaan warga setiap hari. Sebab dengan memadamkan perangkat listrik yang tidak dipakai dapat mengurangi beban bumi dan menurunkan emisi zat pemicu terjadinya pemanasan global serta perubahan iklim ekstrem.

“Selama satu jam kita melakukan ‘switch off’. Diimbau lampu- lampu untuk dikurangi dan dimatikan secara maksimal. Mudah- mudahan ini menjadi semangat untuk mengurangi beban lingkungan dan beban energi terhadap bumi. Gerakan simbolis ini mudah- mudahan bisa diterapkan di keseharian kita,” ungkap Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Pada peringatan Earth Hour 2019 tingkat Provinsi Jawa Barat, secara simbolis Gubernur memulai pemadaman lampu tepat mulai pukul 20.30 hingga 21.30. Gubernur juga memberikan penghargaan kepada lima wali kota yang secara konsisten melakukan gerakan Earth Hour setiap tahunnya.

Kelima wali kota itu yakni Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Bandung Oded M Danial, Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

“Oleh karena itu dukung terus program-program seperti ini hingga bisa dilakukan lintas generasi,” ucap Emil, panggilan Gubernur.

Menurutnya, gerakan mematikan lampu juga dilakukan di sejumlah bangunan ikonik di Bandung seperti Gedung Sate, Museum Geologi, Monumen Perjuangan, dan Gedung Merdeka. Termasuk rumah dinas gubernur di Gedung Negara Pakuan dan rumah pribadi gubernur pun listriknya dimatikan.

Selain memberikan penghargaan, Gubernur pun menerima penghargaan serupa dari World Wide Fund for Nature (WWF) yang diserahkan langsung oleh CEO WWF Indonesia Rizal Malik.

Menurut CEO WWF Indonesia Rizal Malik, Earth Hour 2019 memgambil tema #Connect2Earth yang bertujuan membangun kesadaran publik agar terhubung kembali dengan bumi sebagai tempat tinggal bersama.

“WWF sejak 2009 atau sudah sebelas tahun melaksanakan peringatan earth hour. Sudah ada 30 kota yang rutin melaksanakan dan dua juta orang terlibat di media sosial yang mendukung kegiatan Earth Hour,” Ucap Rizal.

Rizal juga menyebut, Earth Hour merupakan pengingat kembali hubungan pada alam. Sebab alam adalah penyedia oksigen, air, pangan, obat -obatan dan berbagai hal yang bisa membuat semua makhluk dapat bertahan hidup.

“Akan tetapi perilaku konsumsi energi masih belum efisien. Harapan kami tentunya  setelah satu jam matikan lampu menjadi refleksi tak hanya satu jam saja tapi berpengaruh untuk 365 hari lainnya, ” Tuturnya.

Rizal berharap kegiatan ini dapat berjalan berkelanjutan dan terus meluas. Tak hanya di Kota Bandung tapi seluruh kota/kabupaten di Jawa Barat, bahkan juga seluruh Indonesia. 

( Suryana/ sumber:Humas Pemprov Jabar )

Related Articles

Back to top button
Close