ArtRagam

KEKHUSUAN MALAM

Di balik awan hitam tersimpan cahaya
Dan detak jantung semakin berdebar hebat
Namun kekhusuan mampu menaklukannya.
Belum pernah kurasakan sebelumnya debaran itu membuat
Tasbih malam, mengantarkanku pada
Cinta dan Rindu yang memuncak
Tetapi, semua itu antara tiada dan nyata

Bandung, Desember 2019


NEGERI SABA`

Lorong-lorong kosong itu
Menjejakan kepalaku meneropong Nun jauh di sana,
Pemilik Istana agung
Raja sekaligus nabi mulia
Dengan mukzijatnya yang dahsyat
Menundukan berbagai binatang
Dan ribuan iprit. Namun di balik itu ada kisah lain
Asmara yang begitu panjang
Berawal dari pesan yang disampaikan hud-hud.

Lalu, Ia tak henti bermunajat agar mampu menaklukan hasrat
Sang ratu matahari berparas jelita yang pandai pula
Menundukan penghuni di negeri saba.

Teringat saat di tengah tengah keramaian kota,
Bising kenalpot bercampur asap-asap pabrik
Sejuk udarapun semakin pengap
langkah-langkahku berkeringat debu
Disana,
Kulihat pula seorang kakek tua
Duduk di tepi jalan raya
Meratap nasib di lingkaran hidup yang semakin pekik
Penuh intrik paceklik.
Senyumnya mengisyaratkan lain

Yaaa Illahi,…
Perjuanganku tak ada apa-apanya
Dibanding Sulaiman yang agung
Masih mau berjuang mendapatkan keabadian cinta
Dari kekasihnya yang dipuja,
Begitupun langkah keringatku yang dianggap melelahkan
Tak ada apa-apanya
Dibanding seorang kakek tua renta
Masih semangat mencari thariqah cinta
Melewati berbagai rintang di tengah perkotaan
Hanya untuk sesuap hari hari
Bersama kekasih setia
Nenek tua yang mendampinginya.

Bandung, 08022020.

Biodata Penulis

WITRI ENDAH, nama pena Wiend Tresna Kasih lahir di Ciamis pada tanggal 02 Maret 1998. Penulis merupakan mahasiswi Jurusan Psikologi di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Aktif menulis semenjak masa MAN (Madrasah Aliyah). Dan sekarang lebih giat belajar proses puisi dan kesenianya. Aktiv di saung seni”Sanggar Menara Madris Bandung.

Lukisan:Toleng Ahmad Insyafiah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close