Jawa BaratKARAWANG

Ketua DPC Parpol PKB Karawang Akan Tetap Laporkan Dua Nama Kader Legislatif ke DPP Pusat

Ketua DPC PKB KARAWANG, Rahmat Hidayat Djati, mempertegas akan tetap melaporkan secara tertulis dua dari tujuh nama kader partai yang merupakan anggota Fraksi PKB DPRD Kab. Karawang , Jawa Barat, pada tingkatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa.

Meskipun belum menyebutkan nama, dihadapan sejumlah pengurus dan awak media, Rahmat Hidayat Djati, Ketua DPC PKB Kab.Karawang menyebut secara lisan isi laporan terkait soal kelalaian sikap dari ke dua nama kader yang juga menjabat sebagai anggota legislatif di tingkat daerah pada kesepakatan bersama sebagai sesama kader partai politik besutan Bpk. Muhaimin.

Saat ditemui, Rahmat Hidayat Jati sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa memaparkan secara rinci hal-hal apa saja yang dianggap sebagai sikap ‘kelalaian’ dari ke dua nama Kadernya yang dikenal publik menjabat sebagai Anggota DPRD Kabuoaten Karawang dari Fraksi Pkb Karawang.

Meskipun, upaya dan juga langkah dari Ketua DPC PKB Karawang, Rahmat Hodayat Djati, yang lebih akrab dikenal dengan panggilan Kang Rahma Toleng juga turut menyadari akan melahirkan efek samping berbeda untuk mengugah terrkait kedisplinan para kader partai politik di tingkat daerah.

“Secara organisasi, kami hanya melaksanakan apa yang telah disepakati bersama. Keputusan ada disana. Sebagai sesama kader, Kita bukan merasa sok paling benar,” jelasnya.

Rencana tersebut, lanjut dia, menyusul indikasi tujuh anggota DPRD Fraksi PKB yang sudah membuat tiga kali komitmen secara tertulis sejak tahun 2020 untuk memberikan dana operasional DPC PKB sebesar 5 % atau sekitar Rp 150 juta dari dana aspirasi sebesar Rp 1 miliar. Kenyataannya, komitmen tersebut tidak direalisasikan.

“Hingga 31 Maret 2022, hanya lima orang anggota DPRD yang merealisasikan komitmen tersebut. Sedangkan dua lagi sampai saat ini belum ada itikad baik. Sehingga, kami mengusulkan untuk diberhentikan dari keanggotaan partai,” katanya.(red)