RIAU

LSM Fortaran Kecam Keras Informasi Hoax Tuduhan Warga Bahwa Aditia Terkena Virus Corona Covid-19

MERANTI, Joernalinakor.com – Salah satu siswa atas nama Aditia Nur Fikri warga Desa Tanjung Dusun Tanah Merah Kec. Tebing tinggi barat menyesal kan dengan beredar nya isu tentang diri nya yang tak jelas dari teman dan warga.

Bahwa Aditia selalu di ejek dan dituduh teman dan warga bahwa terkena Virus Covid-19 disebabkan Aditia baru pulang dari batam, akhir nya Aditia minta agar cerita ini jangan sampai menyebar kemana-mana yang tak jelas ( ISU) ini tidak benar dan Hoax l, jelas Aditia kepada Lsm Fortaran DPD Kabupaten Meranti.Meranti. 26-05-2020.

Awal nya Aditia nur fikri berangkat ke Batam untuk menjemput Neneknya di batam pertengahan puasa lalu dan Aditia tersebut sudah di cek juga di karantina mandiri di rumah nya oleh tim covid-19 Desa Tanjung, sampai saat ini dan dari hasil cek di nyata kan Negatif hanya menjalan kan Karantina mandiri saja sementara di rumah tapi diduga warga dan temannya menyebarkan isu Hoax.

Pada hari Sabtu kemaren Aditia tersebut terkena Virus Corona yang dinyatakan positif, hal ini yang membuat Aditia kaget sehingga membuat dia resah dengan isu ini sampai-sampai dari pihak Keluarga meminta tolong agar di lurus kan persoalan ini karena pihak keluarganya merasa terganggu dengan isu ini, cetusnya.

Saat ketua LSM Fortaran bersama anggota mendapat laporan Budiman selaku Ketua dan anggota langsung menemui petugas dan relawan covid-19 di desa tanjung untuk menanya kan langsung kejadian tersebut di posko covid-19 di desa tanjung.

Ketua Lsm Budiman menanyakan langsung ke Bidan desa Ibu ika dan Pak Epi juga ke petugas covid dan relawan, Ibu Ika membenar kan cerita isu tersebut dan beliau pun banyak di telpon dari teman untuk menanya kan hal tersebut jelas bu Ika selaku petugas covid di desa tanjung.

Beliau pun terkejut saat isu ini udah menyebar luas sampai desa ke desa karena hasil pantauan kami anak ini hasil test kami negatif jelas ibu Ika dan Aditia tersebut masih di karantina selama 14 hari semenjak pulang dari batam dan sampai saat masih di karantina mandiri di rumah nya tinggal waktu 2 lagi waktu karantina, bebernya.

Budiman Ketua LSM Fortaran bertanya langsung dan ingin melihat kondisi pasien kami bersama tim covid-19 dan kepala desa tanjung dan perangkat desa dusun dan rt langsung kerumah pasien sampai di rumah kami melihat kondisi pasien baik baik saja sampai saat ini dan langsung di cek suhu dan di periksa oleh perawat Pak Epi masih kondisi stabil,ungkap Pak Epi .

Ketika di tanya kan langsung kepada ayah pasien beliau menjelas kan kepada Ketua Lsm bahwa Aditia tersebut sangat terkejut dengan kejadian ini kata ayah pasien yang membuat saya sedih pas saya kerja kawan saya bilang tak usah kerja dengan kami karna anak dikau dari batam Kene (Kena) virus kata ayah pasien dengan bahasa melayu nya menjelas kan ke Lsm saya sontak terkejut setahu saya anak saya di vonis negatif hasil test jelas beliau ayah pasien sangat menyayangkan dengan berita miring ini sampai sebegini nya sunguh terlalu isu ini jelas ayah pasien ayah pasien berharap kepada ketua Lsm agar isu ini jangan lah sampai menimbul kan yang tak baik di keluarga kami siapa yang mau dengan penyakit yang meresah kan ini ,tuturnya ayah pasien.

Ketua Lsm fortaran Budiman mengatakan bahwa akan di lurus kan permasalahan ini karena ini hanya salah persepsi aja sebaik nya dari pihak keluarga bisa menahan kan diri dan mengikuti saran untuk sementara anak nya di karantina dulu dalam dua hari ini lagi karna dari pihak medis sudah menjelas kan bahwa pasien kan di nyata kan Negatif.

Ketua Lsm Fortaran Budiman berharap bagi pihak yang mendengar kabar yang tak jelas ini jangan terlalu karna saat ini kita dalam kondisi musibah jangan lah suka bercanda yang tak jelas dengan wabah virus ini karna ini rentan di main kan dengan isu yang tak jelas kita percaya kan ke rekan medis kita yang bekerja siang dan malam demi untuk kita semua di meranti ini dan kita berharap juga kepada kepala desa dan juga staf dan perangkat agar memberi himbauan kepada warga nya agar jangan ada salah paham jelas Ketua Lsm Fortaran Budiman, Inti nya pasien atas nama Aditia Nur Fikri, Desa tanjung,dusun tanah merah,kecamatan tebing tinggi barat, di nyata kan Negatif.***(Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *