Nasional

Ridwan Kamil Tujuh Jam di Periksa Bareskrim Polri Terkait Kerumunan di Megamendung

JAKARTA Joernalinakor.com – Gubernur Jawa Barat, H. Ridwan Kamil menyampaikan pada media selepas memenuhi panggilan dan memberikan keterangan selama tujuh jam pada Bareskrim Polri terkait peristiwa di  Megamendung Kabupaten Bogor, Ridwan Kamil mengakui secsra moril adalah tanggung jawab dirinya secara sebagai ketua komite penanggulangan covid dan sebagai Gubernur Jabar, namun menyangkut tekhnis di Provinsi Jawa Barat adalah daerah otonom karena Bupati dan Walikota dipilih secara pilkada, jelas Ridwan Kamil. (20/11).

Tidak semua urusan menjadi  tanggung jawab Gubernur, karena Jabar daerah otonom, ada enam yang bukan menjadi tanggung jawab Gubernur sesuai dengan undang undang yang terbatas Gubernur tidak bisa intervensi, diantaranya urusan Keamanan, Pertahanan, Yustisi, Agama, Hubungan luar Negeri dan VisCall. Kronologis di Bogor laporan panitia hanya sholat Ju’mat dan peletakan batu pertama, bukan ijin untuk acara kerumunan namun pada hari H nya ada uforia dari masyarakat karena perhatian masyarakat ingin tahu dan menyebabkan kondisi jadi masive, itu juga sudah di lobby oleh Kodim sebagai pencegahan kerumunan , jelasnya. 

” Sesuai peraturan di Jabar semua yang melanggar protokol kesehatan harus di tindak, namun kalau sudah berlangsung dengan kapasitas masyarakat yang sudah masive tentu aparat punya dua pilihan menangganinya, mau dihadapi dengan cara yang Persuasif Humanis atau  Refreship, pilihan pa Kapolda Jabar saat itu dengan cara Humanis non Refreshing   walaupun pilihan itu imbasnya pada Aparat Jabar memberi konsekwensi pada aparat polda Jabar”, kata Gubernur Jawa Barat. 

Jumlah satgas Covid di Jabar ada 27 di Kota dan Kabupaten, dan saya akan memberi sangsi pada pemerintah daerah Kabupaten Bogor dan panitia di Bogor, jelas Ridwan Kamil karena banyak dampak . Dari kerumunan masa di megamendung  400 orang sudah di test  Swab antigent ada lima orang yang positip covid.

” Terkait isu akan ada penindakan dari Menteri Dalam Negeri  pada Gubernur Jabar, saya sadar semua jabatan ada resikonya tapi harus dengan adil, jabatan hanya sementara dan kita  serahkan pada peraturan perundang – undangan , penangganan Covid sudah melelahkan walaupun vaksin sukses nanti jadi solusi  tidak akan berhasil tanpa partisipasi dan dukungan masyarakat serta para tokoh dalam hal protokol Covid. Saya menghimbau berbagai komunitas untuk menjaga lisan selama Covid tidak menjadi provokatif “, tegas Ridwan Kamil.( Farida).
 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close