Corruption

Usut Tuntas Dugaan Kasus Korupsi LPJ Fiktif Bantuan Kesbangpol Oleh Oknum Pengurus Partai

BANDUNG, Joernalinakor.com —
Pengurus ABLK ( Aliansi Bersama Lawan Korupsi ) Jawa Barat menyambangi Kejati Jabar untuk menyampaikan surat bukti penemuan di lapangan adanya dugaan korupsi dan diterima oleh petugas. Senin 07/09/2020

Menurut penyampaian salah seorang Pengurus ABLK Jawa Barat yang tidak mau disebut namanya kepada Jurnalis bahwa, Berdasarkan temuan BPK pada tahun 2018 bahwa diperoleh data adanya dugaan penyelewengan aliran dana bantuan yang diberikan Kesbangpol Kota Bandung oleh Oknum pengurus salahsatu Partai.

“Setelah kami selidiki ternyata diduga laporan tersebut fiktif adanya
dan kami disini membawa data-data lengkap bukti laporan pertanggung jawaban fiktif bantuan dana Kesbangpol yang diduga dilakukan oleh Oknum pengurus Partai
tersebut”. tuturnya.

“Untuk itu, kami Aliansi Bersama Lawan Korupsi melaporkan sekaligus meminta pihak Kejaksaan Tinggi Jabar untuk mengusut tuntas dugaan kasus laporan pertanggungjawaban fiktif bantuan dana Kesbangpol Kota Bandung yang dilakukannya”, tegas Jubir ABLK

Karena sejatinya uang tersebut berasal dari rakyat (APBD) yang diamanatkan melalui salah satu Partai yang seharusnya dapat digunakan untuk mengedukasi masyarakat di bidang politik.

Dugaan kasus laporan pertanggungjawaban fiktif yang dilakukan oleh oknum Pengurus Partai, jelas tidak memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

Selain itu tentunya kasus ini juga jelas menjadi preseden buruk untuk citra Partai, dimana seharusnya perannya lebih bisa mengedukasi dan memberikan pencerahan kepada masyarakat khususnya di bidang politik dengan anggaran tersebut, bukan malah di korupsi.

“Untuk itu kami benar-benar akan mengawal dugaan kasus ini sampai tuntas dan sampai hukum benar-benar ditegakkan seadil-adilnya.”Tuturnya.

“Kami juga akan membawa massa yang jauh jumlahnya lebih
besar lagi dari hari ini, jika kasus dugaan yang kami laporkan ini tidak ditindaklanjuti, untuk mengawal
dugaan kasus laporan pertanggung jawaban bantuan dana kesbangpol fiktif yang dilakukan oleh oknum
Partai.” imbuhnya.

“Karena korupsi adalah musuh bersama yang harus kita berantas tanpa pandang bulu dan kita lawan demi kemajuan bangsa dan negara kita tercinta, Negara Kesatuan Republik Indonesia.”Tutupnya.( moji )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close