Jawa BaratParpolSUMEDANG

Wacana Usulan Restrukturisasi Pengurus DPC Gerindra Kabupaten Sumedang Mencuat

SUMEDANG, Joernalinakor.com – Kabar terkait wacana restrukturisasi pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumedang, mengemuka. Beredar informasi jika sejumlah pengurus anak cabang atau PAC Partai Gerindra di Sumedang menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepengurusan DPC. Minggu (17/11/2019).

Mengutip isi surat yang beredar bahwa tertulis dari jumlah pengurus DPC sebanyak 38 orang dan dewan penasehat sebanyak 23 orang, dari semua pengurus tersebut hanya 56 yang dinyatakan aktif.

Bahkan, tertulis dalam surat tersebut hanya 10% yang dinyatakan kurang aktif dan 85% tidak aktif.

Dari ketidak aktifan pengurus tersebut berdampak pada sistem atau program organisasi tidak jelas sehingga pengurus PAC Partai Gerindra Kabupaten Sumedang harus bekerja keras di masing-masing kecamatan dalam perekrutan anggota, pemeliharaan anggota dan pembinaan terhadap masyarakat tanpa ada jalur koordinasi yang jelas dari pengurus tingkat DPC.

Disebutkan juga, pembinaan dari DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumedang terhadap PAC tingkat kecamatan maupun ranting tidak ada.

Sementara pihak DPC tiap tahun memperoleh bantuan biaya dari pemerintah, 60% pengalokasiannya diperuntukkan sebagai biaya penunjang dalam pembinaan pendidikan politik.

Pernyataan itu sudah beredar luas dan dinyatakan dalam surat yang ditulis mengatasnamakan PAC Kabupaten Sumedang.

Dalam surat diungkapkan penilaian PAC terhadap pengurus, tidak ada program yang jelas baik program jangka panjang maupun program jangka pendek Sehingga tingkat koordinasi antara DPC dan PAC tidak berjalan.

Tidak adanya evaluasi terhadap momen-moment penting yang telah dilaksanakan Dengan demikian, kondisi itu diharapkan agar menjadi acuan agar DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat

Dengan demikian, kondisi itu diharapkan agar menjadi acuan agar DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat segera mengusulkan adanya restrukturisasi untuk kepengurusan tingkat DPC partai Gerindra Kabupaten Sumedang Hal itu, demi menjaga eksistensi partai Gerindra di wilayah kabupaten sumedang.

Sementara, Wakil Ketua DPC Gerindra yang juga anggota Fraksi Gerindra, Warson Mawardi membantah terkait masalah mosi tak percaya para pengurus PAC tersebut.

Menurutnya, malah sebaliknya jika di partai yang mengusungnya jadi anggdewan itu tak ada masalah alias kondisinya buk-baik saja.

Warson Mawardi Dikatakan, jika sekedar suara “hawar-hawar” terkait informasi yang disebutnya tak jelas sumbernya itu, memang pernah tercium.

Dikatakan, jika pun benar dikatakan Warson jika itu tak perlu dubesar-besarkan karena masalah internal partai.

Sebaliknya, terima kasih jika dirinya pun bisa mengetahui lebih jelas terkait masalah itu dari awak media.

Sementara, salah seorang anggota fraksi dari partai yang sama dan enggan disebutkan identitasnya mengakui soal itu Suratnya sudah ada di DPD Gerindra,” ujarnya. (Itang/MJI)

Related Articles

Back to top button
Close