Jawa BaratTASIKMALAYA

Warga Cikadongdong Butuh Perhatian Pemerintah

TASIK MALAYA, Joernalinakor.com – Endang Sumpena( 42 th )dan ibunya Koyah, warga Kp. Cikadongdong 02/002 Kec.Singaparna Kab. Tasikmalaya, Jawa barat membutuhkan perhatian pemerintah. Pasalnya dengan keterbatasan fisik dan tangan yang tidak sempurna dan ibunya yang sakit sakitan, endang hanya bisa mengharap bantuan dr pengurus RT/RW, para tetangga dan saudara saudaranya untuk bertahan hidup di rumahnya yang sempit.

Kabar miris keluarga endang sempat viral di media sosial ,setelah seorang warga mempostingnya terkait belum tersentuh nya bantuan terhadap keluarga tersebut.

Bersama beberapa anggota komunitas X – Galunggung Fighter Tasikmalaya ( X- GFT ), yang akan memberikan sedikit bantuan sembako, awak media Joernalinakor.com mendatangi alamat rumah Endang di Cikadongdong Kecamatan Singaparna, Kamis ( 21/05/2020 ) untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut.

Ketua RW setempat, Mamat Rustam menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari mereka ( keluarga endang ) pengurus RW / RT beserta tokoh masyarakat setempat serta warga sekitar berperan serta silih bergantian memberikan bantuan makanan dan lain sebagainya.

” Warga disini sudah melakukan kepedulian berperan serta membantu kebutuhan sehari- hari mereka, terkait dia (Endang dan ibunya ) yang mengidap penyakit, sebenarnya kami disini sudah berupaya semaksimal mungkin sebagai bentuk keperdulian terhadap keadaan salah satu tetangga dan warga kami,” ucapnya.

Masih kata ketua RW, Rumah yang sekarang ditempati itu sudah 2 kali di renovasi hasil dari swadaya masyarakat sekitar, meskipun tidak seluruhnya beres masih banyak yang perlu diperbaiki karena termakan usia.

” Kami ( pengurus dan warga ) bukan tidak pernah mengajak endang ke puskesmas untuk memeriksakan penyakit endang dan juga ibunya, tapi usaha kami membujuk yang bersangkutan tidak pernah mau, bahkan selalu menolak dan menolak terus, untuk masalah bantuan PKH dan BPNT dari dulu saya sudah mengajukannya ke pemerintahan desa, tapi entah mengapa sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya,”katanya.

Sementara itu, Tendi salah seorang anggota X – GFT ketika berbincang dengan pengurus setempat dan masyarakat menuturkan bahwa sudah di informasikan dan berkoordinasi dengan dinas sosial Kab. Tasikmalaya dan ternyata data – data keluarga ini sudah masuk.

” Peran pengurus RW, RT beserta tokoh masyarakat dan juga Pemdes sudah ada, kini tinggal peran dari Dinas terkait dalam hal ini Dinas Sosial mau tidaknya memprioritaskan keluarga ini untuk mendapatkan Bantuan,” katanya.

Pria yang menjadi salah satu admin disalah satu group FB, Forum Diskusi Terbuka Masyarakat Tasik ( FDTMT ) ini menambahkan, kedatangannya ke Cikadongdong hanya ingin memastikan atas informasi yang viral tersebut dan sedikit memberikan bantuan titipan dari para Agnia untuk di berikan kepada Pak Endang dan ibunya.

” Memang betul, kondisi pak endang dan ibunya ini cukup memperihatinkan.tadi saya berbicara dengan ketua RW dan RT disini bahwa masyarakat sudah maksimal membantu. Tapi mereka juga punya keterbatasan dan ini harus menjadi bahan perhatian Pemkab melalui dinsos, mengingat ternyata pak endang ini belum tercover bantuan sosial dari pemerintah pusat seperti PKH dan BPNT,” pungkasnya.
( Indra mnji)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close